Apa aja buku dan film kesukaan kamu?

Kalau ada rekomendasi film atau buku atau musik sebenernya banyak. Tapi balik lagi kan ya ke selera masing-masing. Kalau akutu seringnya emang random. Apa aja suka. Aku suka baca komik, baca novel, baca puisi, yang ngga suka baca buku sejrah. Haha. Kalau film pun sebenernya aku juga suka aja sih nonton, tapi belakangan ini lagi sering ngga ada waktu. Helaw kaya yang sibuk aja. Iya kok tapi, kadang udah ngopi film ke temen se-abrek tapi ya ngga ditonton. Apalagi musik? Jangan tanya deh. Kudet abesssss.

1. Film Along With The Gods : The Two Worlds

Barusan nonton film ini beberapa hari yang lalu. Pernah selewat aja tau dari instagram temen, kalau film ini bagus. Aku jadi penasaran dan pingin ngopi ke temen. Eh tetep ga sempet lihat, padahal ini film udah lama juga dengan dua series. Yang terakhir The Last 49 Days. Nah karena lagi rame di WAG, mau nggak mau jadi nyempetin nonton dong biar ngga kudet. Daaannnn…nangis mbesesek pemirsah. Padahal menurut aku filmnya emang fantasi sih, dan kita emang di ajak jalan-jalan ke alam baka. Tapiii tuh ceritanyaaaa ahhh mewek lah mewek. Tau yak, emang akunya yang lagi bapeer atau gimana. Cerita yang berhubungan engan ibu dan ayah pasti bikin nangis bombay lah. Mana sinematografinya keren abis. Apa tuh drama indosi*r. Coba cek deh deretan penghargaan Along With The Gods. Pokoknya film drama korea keluarga mesti bikin termehek-mehek. Intinya adalah, keluarga adalah rumah terbaik untuk pulang.

2. A Moment to Remember

Siapa sih yang ngga tau film lawas legendaris ini? Lagi-lagi membuat bercucuran air mata. Termegap-megap sampe yang sesek banget akutu. Bahkan sampai dua kali nonton pun masih banjir air mata. Padahal akutu tipe yang kalau uda pernah nonton anti nangis lagi karena uda tau ceritanya. Itu duluu, sebelum negara api menyerang hahaha. Cerita drama keluarga lagi-lagi berhasil menguras air mata, kalau yang ini kan ceritanya tentang pasutri. Film ini merupakan film perjuangan, kesetiaan dan tentang memaafkan. Banyak hal yang dapat kita pelajari dari film ini. Gimana berharganya sebuah memori/ingatan. Gimana pentingnya memaafkan orang lain.

3. Titik Terendah

Buku antologi kedua ini memang punya arti khusus buat aku. Belajar bareng komunitas nulisyuk yang akhirnya bisa bikin cerita bareng teman-teman seperjuangan. Bukan karena berhasil bikin antologi (lagi) setelah puluhan purnama, yah karena emang temanya ngena banget. Nonjok, nampol dan bikin selalu bangun untuk tetap bersyukur. Ada dua kawan (Jingga dan Mentari) yang menulis bareng di buku ini, mengingatkan bahwa masing-masing dari kami memang pernah berada di titik paling rendah dan berjuang untuk bangkit. Sebuah sentilan bahwa emang hidup ada saatnya di bawah, dan kita jangan sampai menyerah.

4. Hijrah Sakinah

Buku non fiksi milik Honey Dee ini emang cucok banget buat buku saku para pasutri. Siapa sih yang tidak pernah menghadapai prahara rumah tangga? (yah yang belon berumah tangga dong ya wkwkk). Nah buku ini pas banget buat yang mau nikah, yang sedang kalut dengan masalah rumah tangga, atau lagi galau kek gitu lah. Buat yang mau mempertimbangkan berumah tangga juga oke loh baca buku ini. Bahasanya ringan, covernya lucu, kertasnya merah jingga dan isinya ringan tapi nampol.

5. Origin

Sekali lagi, berlarian di labirin otak Langdon seakan membuat adrenalin saya tak terkendali. Alaahhh. Ya gitu deh, bacaan setebel gitu bisa dilalap hanya kurang dari empat hari. Saking ga sanggupnya menahan godaan membalik halaman lagi dan lagi. Sebenernya semua buku Dan Brown sangat recommended untuk dibahas satu-satu. Tapi karena aku baca ini yang terakhir ya ingatnya ini doang. Hehe. Petualangan Profesor Langdon selalu berhasil menguras imajinasi saya. Saya seolah ikut berlarian menjelajahi Madrid, Barcelona, Seville, dan Bilbao; yang merupakan lokasi dari Guggenhein Museum. Di sana, Robert Langdon—sang ahli simbol dari Harvard—akan mencari jawaban dari sebuah pertanyaan besar umat manusia, yaitu Dari manakah asal kita? Ke mana kita akan pergi?’

Btw sori deh ya ngga ada rekomen musik. Udah lama ngga dengerin musik tertentu sih. Di hape juga ngga ada lagu-lagu. Hehe.

#bloggerperempuan

#BPN30dayChallenge2018

#day10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s